dok. wirausaha chandra ekajaya

Pengusaha Muda Kreatif ber Wirausaha Jam Dinding Unik yang Modern

Ide kreatif dalam wirausaha tidak selalu mulus dalam menjalankannya, butuh sepasang tangan untuk mengerjakannya, untuk mengantarkannya ke jalan yang lebih terang. Marvin Effendi mahasiswa jurusan seni rupa di Surabaya telah masuk ke dunia bisnis dengan memproduksi JAM unik. Pemuda 23 tahun ini sudah mengerjakan bisnisnya sekitar 3 tahun silam. Terinspirasi dari beberapa produk jam yang saat ini tidak ada yang menarik. Dirinya melakukan pembaruan produk jam yang anak muda banget. Modern ada, klasik ada, menurut pesanan juga ada. Dia menekuni bisnis ini untuk mengisi waktu luang nya agar bermanfaat dan bisa menghasilkan uang untuk bisa memenuhi keperluan sehari harinya.

Dia sangat kreatif, background pendidikannya seni rupa menjadi tongkat gagah untuk menjalankan wirausaha nya tersebut. Menginovasi jam dinding yang indah dilihat, yang anak muda banget dia memerlukan waktu 4 jam untuk membuatnya. Kesulitannya dari memproduksi jam dindning ini hanya bahan bahannya, ketika ada yang memesan jam dinding yang background nya susah dicari maka itu yang memerlukan waktu yang lama. Harga 1 pcs jam dindingnya berharga 150.000 rupiah dari bahan kayu. Kalau dari bahan bahan logam unik yang lainnya bisa mencapai 250.000 rupiah. Marvin saat ini sudah menjadi best seller dalam penjualan jam dinding unik dan kreatif di Indonesia. Saat ini pesanannya sudah mencapai 100 pcs perhari.dok. wirausaha chandra ekajaya

Keuntungan dari produksi jamnya tersebut Marvin bisa mengumpulkan uang kurang lebih 35 juta rupiah perbulan. Tergantung ramai dan tidaknya pemesanan. Marvin menekuni bisnis ini dengan dibantu para pengrajin di daerah tempat dia tinggal. Karena keterbatasan karyawan dia belum bisa memproduksi sendiri. Pengusaha muda ini hanya melakukan finishing pada produknya. Dia juga tidak lupa meneliti produknya tersebut aga tidak mengecewakan para pemesan. Bisnisnya tidak langsung berjalanmulus begitu saja. Dia selalu membuka pameran saat ada event dikampus atau event lainnya. Hal tersebut menjadi perjalanan bisnisnya untuk menjadi lebih dari yang dulu dia rencnakan. Bonus bonus dari hasil kerja keras dan keuletannya membuatnya kini menjadi pengusaha muda. Walaupun belum mempunyai karyawan tetap dirinya merasa bangga karena bisa memperkerjakan pengrajin lain dan itu juga bisa menjadi sumber pemasukan untuk keluarganya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *