Selain Kasus Narkoba, Gatot Brajamusti Terseret Kasus Pemerkosaan

Yohanes Chandra Ekajaya : Selain Kasus Narkoba, Gatot Brajamusti Terseret Kasus Pemerkosaan

Selain Kasus Narkoba, Gatot Brajamusti Terseret Kasus Pemerkosaan

Selain Kasus Narkoba, Gatot Brajamusti Terseret Kasus Pemerkosaan

Yohanes Chandra Ekajaya, Selain Kasus Narkoba, Gatot Brajamusti Terseret Kasus Pemerkosaan. Setelah tersandung kasus narkoba pada saat penggrebekan di Hotel Golden Tulip, Mataram, Lombok, oleh petugas kepolisian pada hari Minggu (28/8/16) kini kasus baru datang menghampiri mantan ketua PARFI ini.

Seperti yang dilansir Chandra Ekajaya, Gatot Brajamusti atau yang akrab disapa Aa Gatot kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pemerkosaan yang dilakukan secara berturut-turut oleh kepada lima wanita. Tuduhan tersebut dilaporkan oleh wanita cantik bernama Citra (26) yang ditemani oleh kuasa hukumnya pada Kamis (8/9/16).

Saat diwawancarai oleh Johanes Chandra Ekajaya, Citra mengaku ia salah satu dari kelima korban wanita padepokan Aa Gatot yang diperkosa. Wanita berusia 26 tahun itu mengatakan sejak ia berusia 16 tahun pada tahun 2007 silam, ia dan kelima wanita lainnya diperkosa secara bersamaan oleh Aa Gatot selama empat tahun berturut-turut hingga 2011.

Citra dan kelima wanita lainnya diperkosa setelah mereka mengonsumsi aspat yang dikatakan sebagai makanan malaikat. Baru-baru ini ia mengetahui bahwa yang mereka kenal dengan sebutan makanan malaikat ternyata adalah sabu-sabu.

Hasil liputan Chandra Ekajaya, kuasa hukum Citra, Sudharmono mengungkapkan kliennya pertama kali mengenal Aa Gatot Brajamusti melalui manajemennya. Korban sendiri dijanjikan oleh Aa Gatot sebagai backing vokalnya untuk sebuah album. Selain itu, Citra memiliki anak dari hubungan gelapnya bersama Aa Gatot.

Saat korban berusia 20 tahun, ia pernah hamil dan disuruh Aa Gatot ubtuk menggugurkannya saat kandungan itu berusia 2 bulan. Kemudian pada tahun 2011, Citra hamil lagi dan melahirkan anak dari hubungan gelap bersama Aa Gatot pada tahun 2012. Sayangnya, anak tersebut tidak diakui oleh mantan ketua PARFI itu.

Korban baru sempat melaporkan semua kejadian ini karena korban merasa takut atas ancaman-ancaman yang diberikan oleh Aa Gatot. Citra berharap dengan pengaduan ini semoga tidak ada lagi korban-korban berikutnya.

by :Yohanes Chandra Ekajaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *