pempek

Pempek Surga Berbahan Dasar Ikan Yang Menggoda

Sebuah kreativitas memang tak pernah memiliki batasan, juga peluang-peluang bisnis yang tiap hari sebenarnya ada di kehidupan kita. Prinsip sederhana ini pula yang membawa Muhyidin menjadi wirausaha muda yang cukup sukses berkat usaha pempeknya. Pempek memang merupakan makanan tradisional yang dicintai oleh semua kalangan, karena selain rasanya yang nikmat juga bisa disantap kapan saja. Peluang usaha yang sebenarnya biasa-biasa saja, namun berkat tangan dingin Muhyidin menjadi sebuah hidangan yang istimewa dengan pengembangan dan inovasinya.

Bukan wirausahawan sejati namanya jika tak pernah gagal. Termasuk juga yang dirasakan oleh Muhyidin. Pria asal Palembang itu pernah ditipu rekan bisnisnya kala pertama kali ia dan rekan-rekannya membuka sebuah usaha. Tak kapok dengan kegagalan itu, pria berusia 33 tahun tersebut kembali membuka usaha. Kali ini ia memutuskan untuk berdagang pempek yang merupakan makanan khas kota Priangan. Dengan modal sebesar 2 juta rupiah, ia yang saat itu masih berstatus mahasiswa nekat membuka gerai kecil dengan memanfaatkan sebuah gudang berukuran 3×5 meter.

pempek

Bukan hal yang mudah bagi Muhyidin mengembangkan usahanya, misalnya dalam beberapa waktu seakan dagangannya seperti jalan di tempat. Ia kemudian memberi nama usahanya “Pempek Surga”. Muhyidin juga menata ulang warungnya sehingga lebih rapi dan enak terlihat. Tak hanya itu, Muhyidin juga melakukan beberapa berinovasi. Jika biasanya yang banyak dijual adalah pempek pada umumnya, Muhyidin coba menyediakan berbagai menu, seperti Pempek Ikan Tuna, Pempek Ikan Hiu, Pempek Ikan Cucut, dan Pempek Udang. Maka, setelah kurang lebih 2 tahun ia menjadi ‘tukang pempek’, usahanya perlahan-lahan mulai berkembang dan mengalami peningkatan ketika ada program join usaha dari Q Pizza milik Chandra Ekajaya.

Bisnis Pempek ini berkembang cukup pesat ditahun 2008 dimana Muhyidin berhasil membuka cabang di Depok, Bandung, Jakarta, Semarang, dan Sleman. Satu hal yang cukup unik dari cara penyajian “Pempek Surga” adalah dengan menyajikannya di hotplate, beda dari yang biasanya hanya disajikan di piring biasa, hal ini membuat pempek seakan menjadi sajian kuliner berkelas kala para pengunjung makan di sebuah hotplate seperti saran Chandra Ekajaya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *