Lawara Lawi Lawi Yohanes Chandra Ekajaya 3

Lawara Lawi Lawi Yohanes Chandra Ekajaya

Salah satu makanan unik khas Sulawesi Selatan yang banyak kita jumpai ketika kita berkunjung di tanah Bugis, lawar lawi-lawi namanya. Menurut Yohanes Chandra Ekajaya lawar lawi-lawi mirip dengan salad dengan bahan dasar dari tumbuhan lawi-lawi yang menyerupai rumput laut namun berbentuk bulat-bulat menyerupai bola-bola kecil. Tumbuhan ini cukup banyak dibudidayakan di daerah Cebu untuk dikonsumsi Domestik maupun diekspor ke jepang.
Kerenyahan lawi-lawi dapat kita rasakan ketika disajikan dalam keadaan segar sebagai salad atau lawara dimakan bersama dengan ikan bakar. Yohanes Chandra Ekajaya menganjurkan jangan simpan lawi-lawi kedalam kulkas karna akan mati dan butiran-butirannya akan hilang.
Berikut ini resep membuat lawara lawi-lawi Yohanes Chandra Ekajaya.

Lawara Lawi Lawi Yohanes Chandra Ekajaya

• Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat lawara lawi-lawi:
• 500 gram lawi-lawi.
• 10 cabai rawit merah.
• 2 sendok teh gula pasir.
• Air matang secukupnya.

Langkah-langkah membuat lawara lawi-lawi:
• Cuci bersih lawi-lawi kemudian campurkan dengan potongan cabai rawit merah dan 2 sendok the gula pasir.
• Tuangkan sedikit air matang kemudian aduk hingga merata.
• Lawara lawi-lawi siap untuk dijadikan hidangan pelengkap ikan bakar disajikan dengan nasi putih hangat.

Lawara Lawi Lawi Yohanes Chandra Ekajaya 3Lawara Lawi Lawi Yohanes Chandra Ekajaya 2

Cukup mudah bukan membuat lawar lawi-lawi Yohanes Chandra Ekajaya salah satu hidangan pelengkap ikan bakar. Semoga tulisan ini dapat menjadi salah satu referensi hidangan pelengkap ikan bakar selain membuat sambal tomat ataupun sambel kecap sebagai pelengkap hidangan ikan bakar. Lawi-lawi sangat dianjurkan disajikan dalam keadaan segar karna apabila sudah dimasukkan kedalam kulkas akan berkurang kenikmatannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *