Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya Sedih dengan Fenomena Gadis Cantik yang Jual Keperawanannya di Dunia Maya

Chandra Ekajaya belum lama ini tersiar kabar seorang gadis cantik yang diketahui namanya Alexandra Kefren, seorang model pakaian dalam yang membuat heboh di dunia maya. Pasalnya perempuan cantik dengan tumbuh semampai itu melakukan sebuah aksi yang mengagetkan setelah ia menawarkan keperawanannya tersebut melalui dunia maya. Dengan banderol Rp 33 Miliar tersebut menjadi nilai tawarnya untuk bisa mendapatkan jasanya untuk sekadar memuaskan hasrat seksual. Ia juga mengungkapkan bahwa akan menyerahkan keperawanannya kepada siapapun yang mampu membayar dengan harga yang melangit. Tak disangka gadis berusia 18 tahun tersebut pun akhirnya melepaskan keperawanannya, dimana seorang pengusaha membayar tinggi sebesar 2 juta poundsterling atau setara dengan Rp 33 miliar untuk dirinya. Aleexa mengaku bahwa melalui laman Cinderella Escorts tersiar kabar bahwa ia telah memesan sebuah kamar di hotel kepada seseorang yang adapt menebus harga lelang yang fantastis.

“Lebih baik saya menjual keperawanan saya melalui CE (Cinderella Escorts) daripada harus memberikannya secara cuma-cuma kepada teman yang nantinya akan meninggalkan saya. Barangkali banyak perempuan yang berpikiran demikian,” ujar perempuan cantik berambut panjang ini menurut kabar yang dibaca Chandra Ekajaya.

Dok.Chandra Ekajaya

Mendengar kabar demikian, para netizen termasuk Chandra Ekajayabanyak yang menyayangkan aksi Aleexa termasuk keluarga (orang tua) Aleexa yang mengecam perbuatan sang anak, dimana sang orang tua mengancam tak lagi akan menganggapnya sebagai anak kandungnya lagi. Model Bucharest ini pun tetap teguh dengan niatannya menjual keperawanannya tersebut, dimana pada kesempatan pertama Aleexa menawarakan dengan harga 1 juta euro atau sebanding dengan Rp 1,5 miliar. Namun tak lama kemudian muncullah nama seorang pengusaha asal Hong Kong yang berani membayar Aleexa dengan harga yang sangat fantastis.

Menanggapi aksi tersebut, Chandra Ekajaya seorang pengusaha yang dikenal dengan brand Q Pizza pun berpendapat bahwa sebaiknya fenomena tersebut pertama jangan disebarluaskan karena akan terjadi butterfly effect, yang kedua para pengusaha jangan tergoda dengan hal semacam itu karena hal tersebut akan melukai banyak orang, dan yang terakhir sebaiknya fenomena unik ini dijadikan sebagai sebuah cerminan untuk tidak melakukan hal demikian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *