Boby, Mahasiswa UI Meminta Maaf Atas Video Orasi Penolakan Ahok

Yohanes Chandra Ekajaya : Boby, Mahasiswa UI Meminta Maaf Atas Video Orasi Penolakan Ahok

Boby, Mahasiswa UI Meminta Maaf Atas Video Orasi Penolakan Ahok

Boby, Mahasiswa UI Meminta Maaf Atas Video Orasi Penolakan Ahok

Yohanes Chandra Ekajaya, Boby, Mahasiswa UI Meminta Maaf Atas Video Orasi Penolakan Ahok. Belakangan ini publik dan juga Chandra Ekajaya sempat dihebohkan atas video yang dibuat oleh mahasiwa Universitas Indonesia (UI) yakni Boby Febri Krisdiyanto. Hasil liputan Johanes Chandra Ekajaya, didalam video tersebut, Boby menolah Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi pemimpin Ibu Kota Jakarta yang diberi judul “Gerakan Pembebasan UI Tolak Ahok”.

Video yang Boby buat berdurasi kurang lebih 1 menit. Boby menolak Ahok menjadi pemimpin atau Gubernur Ibu Kota Jakarta. Menurutnya Ahok tak layak dipilih karena beragama non muslim. Didalam video penolakan terhadap Ahok, Boby mengenakan almamater UI dan melakukan orasinya di depan Gedung Rektorat UI.

Tak berselang lama, mahasiswa pascasarjana ilmu keperawatan Universitas Indonesia (UI) itu langsung meminta maaf atas video yang ia buat. Boby menyesali perbuatan yang ia lakukan dan menggunakan properti Universitas Indonesia tanpa izin. Selain itu, video orasinya tersebut membuat keresahan para mahasiswa UI dan masyarakat sekitar. Saat dimintai keterangan oleh Chandra Ekajaya, pihak UI menjelaskan video tersebut ilegal dan telah melanggar ketetapan majelis wali amanat Universitas Indonesia.

Permintaan maaf Boby dibuat diatas surat bermaterai Rp 6.000 ditujukan kepada Rektor Universitas Indonesia. Dalam surat tersebut, Boby meminta maaf kepada Rektor Universitas Indonesia atas perbuatannya yang tidak menyenangkan, Selasa (6/9/2016). Boby juga menambahkan dalam surat tersebut bahwa ia tidak akan mengulangi perbuatannya apalagi membawa nama besar Universitas Indonesia.

 

by :Yohanes Chandra Ekajaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *