Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya Program Daerah

Chandra Ekajaya melaporkan bahwa pemerintah akan mengefektifkan semua pelaksanaan program-program daerah, baik yang masuk dalam tahun anggaran 2016 maupun tahun 2017, maka Komisi III DPRD Sultra bersama pihak Pemprov khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan jajarannya, Dinas ESDM serta Dinas perhubungan serta Kominfo menggelar rapat koordinasi (Rakor), Selasa (21/2).

Dok.Chandra Ekajaya

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD SUltra, Tahrir Tasruddin, secara umum mengkoordinasikan soal program, baik yang telah terealisasi maupun yang belum terealisasi.

Beberapa diantaranya, soal ganti rugi lahan sekitar sungai Wanggu, kemudian persoalan perusahaan yang belum memiliki terminal khusus (tersus), serta suplai listrik untuk Sultra.

“Alhamdulillah, dari hasil koordinasi vang digelar tadi, beberapa persoalan itu sementara berjalan dan akan terealisasi sepenuhnya ditahun 2017 ini,” ujarnya.

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya menjalaskan bahwa kata Tahrir, ganti rugi lahan masyarakat sebanyak 11 KK yang terletak di sekitaran Sungai Kaliwanggu Kelurahan Kadia Kota Kendari, menurut Dinas Sumber daya air dan Bnamarga PU Sultra itu sudah dianggarkan dan akan direalisasikan ditahun ini.

Kemudian,lanjut dia, dalam rapat tersebut pihaknya juga meminta keterangan dari Dinas ESDM Sultra perihal izin maupun tersus dibeberapa perusahaan tambang. Alhasil, berdasarkan kebijakan yang telah disepakati sebelumnya antara DPRD dan Dinas ESDM Sultra menyepakati memberhentikan sementara beberapa perusahaan tambang yang tidak memiliki izin serta tersus seperti PT SSU di Kabaena Kabupaten Bombana maupun PT WIL.

Dalam rakor tersebut juga, masih kata dia, pihaknya bersama eksekutif mendapat angin segar, dikarenakan Sultra mendapat suplai kelistrikan dari malili ke Sulltra yang sementara ini tengah dibangun Satelit Udara Tegangan Tinggi (SUTT).

“Meski awalnya sempat terkendala soal ganti rugi lahan, namun alhamdulillah itu sudah dapat diselesaikan dengan dengan memberikan ganti rugi sebesar Rp 3.000.000-an per lokasi yang dilewati oleh aliran listrik tersebut

Atas kondisi itu, Chandra Ekajaya berharap, sekiranya segala hal yang berkaitan dengan program-program pembangunan, nantinya senantiasa antara pemrov dan DPRD Sultra intens berkoordinasi secara berkesinambungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *