baby fish

Baby Fish, Bayi Ikan Gurih Yang Banyak Dilirik Masyarakat

Usaha baby fish atau anakan ikan merupakan suatu peluang yang sangat besar. Dari bisnis ini ada banyak manfaat yang bisa didapat karena banyaknya peluang yang ada dari usaha babay fish ini. Chandra Ekajaya yang merupakan perintis usaha baby fish di daerahnya yaitu, Kediri, Jawa Timur mengaku pada awalnya di Tulungagung yang mayoritas adalah para pembudidaya ikan hias ini tidak mengetahui akan produk yang bernama babay fish. Karena memang secara umum isinya adalah pembudidaya ikan hias maka ketika ia membangun sebuah usaha yang sedikit berbeda ini, sempat mendapatkan suara-suara yang tidak enak.

Bukan Chandra Ekajaya namanya jika ia menyerah terlalu dini. Semakin besar badai yang menerpa nya maka semakin besar pula keyakinannya untuk sukses dan maju. Ia yang dahulu juga merupakan pembudidaya ikan hias ini awalnya merasa bahwa memang daerahnya Tulungagung merupakan sentra pembudidaya ikan hias. Akan tetapi karena memang ukuran lahan yang dimiliki pengusaha sukses ini hanyalah berukuran 4×4 meter maka secara otomatis ia akan susah dalam bersaing dalam hal produksi.

baby fish

Tidak perlu gagasan jenius dan briliant untuk memunculkan sebuah ide bisnis, Pengusaha yang satu ini bisa melihat potensi alam yang ada di sekitar nya. “Kadang kala ide brilliant belum tentu pas dan cocok untuk usaha kita, namun terkadang suatu inspirasi sederhana bisa menjadi sebuah inspirasi yang membuahkan hasil gemilang,” kata pemuda asli Tulungagung ini. Sebagai inspirasi kecil ia akan mengulas budi daya baby fish ikan nila. Sebagai sumber protein yang mudah didapat dan murah, jenis ikan ini mudah di budidayakan dan bernilai ekonomis, serta banyak digemari masyarakat sehingga memudahkan dalam pemasaran.

Budidaya baby fish ikan nila tidak perlu memakan waktu yang lama, hanya membutuhkan waktu 40 hari sudah bisa panen, berikut ide bisnis akan memaparkan beberapa hal yang perlu dibutuhkan :

  1. Kolam tanah sekitar 8 meter persegi dengan kedalaman sekitar 1 meter, kolam tanah ini sangat direkomendasikan karena merupakan habitat alami bagi baby fish ikan nila
  2. Pupuk kandang, kotoran ayam sekitar 40 kg untuk pemupukan dasar kolam
  3. Bibit atau deder ikan nila yag baru keluar dari indukan sekitar 1 liter, ketika tulisan ini di buat untuk daerah cianjur hargaya berkisar 200 ribu rupiah perliter dari petani
  4. Pakan dedak sekitar 1 kwintal dan tepung ikan sekitar 30 kg, dengan komposisi tesebut 10:3 akan meghasilkan protein sekitar 30 %, mencukupi kebutuhan gizi untuk ikan
  5. Perlengkapan untuk menangkap ikan seperti waring dan lain-lain yang dipersiapakan untuk panen nanti

Adapun langkah-langkah untuk melaksanakan proses budidaya baby fish ikan nila ini, ide bisnis akan mengulas nya dengan singkat sebagai berikut :

  1. Persiapkan kolam dengan cara dikeringkan 3-4 hari, perhatikan agar kolam tidak ada yang bocor dan pastikan terbebas dari predator ikan nila seperti ular, ikan gabus dan hama lain yang bisa memangsa baby fish ikan nila.
  2. Taburkan pupuk kandang dengan merata, tambahkan sedikit pupuk urea sekitar 1 ons dari 40 kg pupuk kandang.
  3. Airi kolam dengan aliran air kecil, pastikan air tidak mengalir keluar kolam, karena bila mengalir flankton yang sudah hidup di kolam akan terbawa arus air.
  4. Setelah diairi sekitar 3 hari, barulah deder ikan nila dimasukan dengan hati-hati ke dalam kolam, biarkan hidup dan jangan dikasih pakan selama 6 hari, karena di usia ini ikan akan memakan flankton yang telah tersedia di kolam, setelah itu baru dikasih rebusan telur setengah matang sehari 1 butir selama 1 minggu, dan selanjutya baru pakan dedak dan tepung ikan di berikan hingga ikan siap di panen, dengan pemberian pakan sehari 2 kali.
  5. Sirkulasi air setelah ikan nila berada dikolam lebih dari satu minggu, pengairan di biarkan mengalir dengan baik dan pastikan air selalau jernih tidak keruh.

Berdasarkan perhitungan dari budidaya baby fish ikan nila ini ide bisnis memperoleh gambaran dari 1 liter deder yang ditebar di kolam mengahasilkan 80 kg baby fish ikan nila. Hal ini dapat diasumsikan bila modal yang dikeluarkan untuk bibit, pakan, dan perlengkapan lain sekitar 800 ribu rupian, maka keuntungan yang bisa diperoleh Rp 1.600.000 dengan kisaran harga baby fish ikan nila Rp 20.000 per kilogram. Dengan margin keuntungan sekitar 800 ribu rupiah, namun yang perlu dicatat budidaya ini tidak memakan waktu yang banyak, sehingga bisa dijadikan usaha sampingan di sela-sela rutinitas anda.

Karena usaha baby fish ini tidak membutuhkan lahan yang luas sebagai tempat usaha maka dengan kolam kecil yang dimiliki oleh Chandra Ekajaya ini mulai dapat bersaing dalam hal produksi. Walaupun sedikit berbeda dengan tetangganya yang mayoritas adalah pembudidaya ikan hias tetapi pengusaha satu ini tidak mau ambil pusing. Karena sudah terlalu banyaknya pesaing maka mau tidak mau ia harus mencari inovasi lain dalam berusaha. Memang masih satu jalan sama-sama membudidayakan ikan, tetapi hanya saja yang dibudidayakan berbeda, yang lain jenis ikan hias, sedangkan kepunyaannya ialah ikan konsumsi yang berukuran kecil karena memang ketika masih kecil sudah laku terjual.

Pada awalnya memang susah untuknya memasarkan baby fish ini karena ketika itu ia yang merupakan satu-satunya pembudidaya baby fish nila sedangkan yang lainnya pembudidaya ikan hias maka sangatlah sulit baginya untuk menarik para pembeli datang kesana. Dengan kondisi tersebut mau tidak mau ia mengolah hasil produksi baby nila nya ini sendiri dan mulai memasarkannya ke pasar-pasar dan beberapa warung di dekat rumahnya. Lama berselang, ternyata apa yang ia lakukan ini mendapatkan banyak respon positif dengan banyaknya pesanan untuk baby fish. Hingga suatu hari ketika sebuah minimarket yang meminta pria ini untuk mencukupi stok baby fish yang masih sangat kekurangan disana baik mentah maupun sudah matang.

baby fish

Dengan adanya pesanan ini membuat Chandra Ekajaya semakin bersemangat dan dengan modal yang ada, sedikit demi sedikiti kolamnya pun semakin bertambah banyak dan hasil yang ia dapat dalam sekali panen secara otomatis juga bertambah. Untuk saat ini baby fish hasil budidaya pengusaha sukses ini sudah memenuhi sebagian besar mini market yang ada di area Tulungagung dan bahkan beberapa Supermarket yang ada di Jawa Timur juga sudah mulai menjual hasil budidaya pria ini. Dengan omset hampir mendekati 100 juta per tahun, saat ini ia sudah mempunyai puluhan kolam dengan banyak orang yang menjadi pegawainya, dan salah satu sistem yang membuatnya untung ialah sistem plasma sewa lahan, yaitu tanpa harus membeli atau menyewa lahan ia hanya memberikan modal bibit ikan dan pakan kepada para tetangga dan menyuruh mereka mengelolanya hingga panen dan siap dipasarkan. Untuk keuntungan sendiri nanti dapat dibagi dua secara adil, sehingga tetap tidak merugikan petani plasmanya tetapi malah menguntungkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *