dok.nol persen chandra ekajaya

Rumah DP nol persen janji Manies dan Sandi Membingungkan Pengusaha Chandra Ekajaya

 

Membingungkan, kontroversi peluncuran program atau janji (M)anies dan Sandiaga soal rumah dengan DP nol persen (Down Payment) untuk warga kurang mampu. Banyak yang menganggap hal tersebut adalah sulit sekali terealisasikan atau hanya program melayang. Walaupun sudah banyak kritikan dan dianggap tidak konsisten seperti dalam debat pilkada dengan mengganti makna yang awal diucapkan dari DP nol persen, berubah ke nol rupiah, rakyat harus menabung 6 bulan, hanya membantu dalam pembiayaan dan bukan membangun rumah, akhirnya pasangan terpilih tersebut sepertinya hanya mengumbar janji semata. Dengan slogannya OKeh ngOCEh mungkin sangat cocok dengan program program yang di rencanakan.

Bagi pengusaha Chandra Ekajaya walaupun sudah dijanjikan untuk diajak bekerja sama dengan pemerintah nantinya bakal menguntungkan atau merugikan bisnis konstruksinya. Dia mengungkapkan kalau program ini jadi pastilah warga Jakarta yang Gengsinya gede banget itu akan merasa senang. Kalau program ini hanya pemanies kampanye OKeh ngOCEh belaka ya warga DKI akan gigit jari, mungkin nantinya akan di ulur ulur dan beralibi dengan program lain yang belum selesai. Semua itu bakal bisa dilihat bersama sama kipran pasangan tersebut memimpin ibu kota. Pengusaha Chandra Ekajaya tidak mau kalau harus menalangi banyak rumah yang nantinya akan dibangun. Sehingga dia meminta kejelasan soal program OKeh ngOCEh tersebut kepada Sandiaga.

dok.nol persen chandra ekajayaSandiaga yang backgroudnya pengusaha sangat mengerti sekali ilmu marketing, dalam sesi debat kampanye dia selalu menggunakan kata kata marketing, hasilnya? Sangat memuaskan. Pasangan tersebut sukses mengungguli pasangan Ahok-Djarot yang programnya sangat realistis. Pengusaha Chandra Ekajaya mengungkapkan bahwa sebenarnya dengan rumah susun sebetulnya sudah cukup untuk mensejahterakan warga DKI, ya memang sifat warga Jakarta yang Gengsinya melebihi orang kaya, sombongnya minta ampun, susah tidak mau, kerja tidak mau, pengennya ngopi pagi dapet duit bantuan dari pemerintah. Mereka tidak melihat ke masyarakat luas Indonesia yang banyak sekali kekurangan tapi mereka menggunakan pikirannya untuk memilih pemimpin yang jelas bukan pemimpi seperti pasangan OKeh ngOCEh yang sebentar lagi memimpin DKI JAKARTA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *